Dalam bahasa Inggris, scarf artinya adalah selendang. Aksesori ini bisa digunakan kapan pun, tinggal disesuaikan dengan style yang ingin ditampilkan, termasuk untuk hijab. Seperti hijab pada umumnya, hijab scarf juga dibuat dari bahan yang cukup tipis, seperti sifon, voal, diamond, atau satin sehingga tetap nyaman dipakai ketika cuaca sedang panas.
Bentuk hijab scarf yang ada di pasaran umumnya segi empat, dengan ukuran 110 cm x 110 cm atau 120 cm x 120 cm. Namun Anda juga dapat menemukan yang bentuknya persegi dan dapat dikenakan sebagai pashmina. Supaya tampilannya semakin menarik, banyak produk ditambahkan dengan motif tertentu, baik motif abstrak, bunga-bunga, maupun motif khas Indonesia.
Banyaknya produk hijab scarf mungkin bisa membuat Anda bingung ketika memilihnya. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mendapatkan scarf hijab berkualitas bagus.
1.Mengecek bahan yang digunakan
Salah satu jenis kain yang paling
sering digunakan untuk membuat hijab scarf adalah
voal karena terasa adem ketika dipakai, sangat ringan, dan tidak mudah kusut
walaupun sudah dipakai sepanjang hari. Kain voal juga mudah menyerap warna
sehingga motif yang diinginkan oleh produsen dapat tergambar dengan baik di
atasnya.
Kain polycotton juga
sering dipilih sebagai bahan untuk membuat hijab scarf karena dikenal sangat lembut, adem, dan
mudah menyerap keringat, sangat pas dengan kondisi iklim di Indonesia.
Keunggulan lain dari polycotton adalah
sangat mudah dibentuk, jadi tetap tegak walau sudah dipakai seharian.
Di pasaran, Anda juga dapat menemukan hijab scarf berbahan sifon. Kain satu ini terkenal
adem, ringan, dan flowy. Scarf hijab yang dibuat menggunakan kain sifon
akan membuat penampilan tampak anggun serta terasa nyaman meski dipakai dalam
waktu yang lama.
Jika mencari hijab scarf untuk
keperluan pesta atau wisuda, Anda dapat membeli produk yang dibuat menggunakan
bahan sutra atau satin. Kain sutra memang terkenal dengan kelembutan dan
kemewahannya, tetapi harga jualnya memang sangat mahal. Kalau budget Anda terbatas, scarf berbahan satin bisa jadi alternatif yang
bagus sebab punya tampilan mengkilap dan lembut seperti halnya kain sutra.
2. Menyesuaikan warna dan motifnya dengan style Anda
Warna dan corak hijab scarf yang ada di pasaran memang
sangat beragam, tetapi sebaiknya pilih berdasarkan warnanya dahulu. Sebagai
contoh, kenakan scarf hijab berwarna terang kalau Anda
mengenakan pakaian berwarna gelap supaya warnanya tidak tenggelam. Sebaliknya,
kenakan scarf hijab berwarna gelap untuk ootd berwarna terang
supaya penampilan terlihat seimbang.
Setelah menemukan warna yang sesuai, Anda juga dapat menyesuaikan motif
hijab scarf dengan tema ootd. Sebagai contohnya, memakai scarf bermotif
bunga untuk tema spring atau scarf dengan
motif yang cenderung smokey untuk tema winter. Sebaiknya
kenakan pakaian polos ketika Anda memakai hijab scarf bermotif,
jadi tidak akan terlihat tumpang tindih dengan hijabnya.
3. Mempertimbangkan produk dari brand ternama
Meski bukan prioritas utama, scarf dari brand ternama juga dapat dipertimbangkan, terutama kalau ingin menjadikannya sebagai Hadiah. Walaupun produk itu mungkin bukan ditujukan sebagai hijab, namun ukurannya yang menyerupai hijab segi empat memungkinkan setiap pengguna mengenakannya sebagai hijab scarf. Scarf dari brand terkemuka ini tentu saja dibuat dengan standar tinggi dalam hal bahan, kekuatan jahitan,dan mempunyai ciri khas sendiri.
Sumber : https://ceklist.id/46501/hijab-scarf-style-terbaik/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar